Kembali ke Daftar
PRESS-RELEASE

KAI Divre IV Tanjungkarang Ingatkan Masyarakat Berhati-Hati di Perlintasan Kereta Api Selama Libur Panjang Maulid Nabi

Author
by Sinyaldigital
Press Release
KAI Divre IV Tanjungkarang Ingatkan Masyarakat Berhati-Hati di Perlintasan Kereta Api Selama Libur Panjang Maulid Nabi
Foto: Dok. Istimewa
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang kereta api, khususnya selama momentum libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur perlu diiringi dengan kesadaran bersama untuk mengutamakan keselamatan. Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengatakan bahwa keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan peran aktif seluruh pihak. Masyarakat pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi perlintasan aman sebelum melintas serta memberikan prioritas kepada perjalanan kereta api. "Momentum libur panjang biasanya diikuti dengan meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat. Karena itu, kami mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk semakin berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api dan selalu mendahulukan perjalanan kereta api," ujar Zaki. Menurut Zaki, kereta api memiliki jalur dan karakteristik operasional tersendiri sehingga tidak dapat berhenti secara mendadak. Masyarakat diharapkan mengurangi kecepatan kendaraan saat mendekati perlintasan, berhenti apabila diperlukan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum melanjutkan perjalanan. "Jangan mengambil risiko untuk menerobos perlintasan. Luangkan waktu beberapa detik untuk berhenti, memperhatikan kondisi sekitar, dan memastikan perjalanan benar-benar aman. Keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas," tambah Zaki. KAI juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menerobos palang pintu perlintasan yang sudah tertutup atau sedang dalam proses penutupan. Pengguna jalan diminta selalu mematuhi rambu-rambu, sinyal, serta arahan petugas yang berada di perlintasan. Selain pengguna kendaraan, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di jalur kereta api maupun area sekitarnya. Jalur kereta api merupakan daerah terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional perjalanan kereta api dan bukan tempat untuk bermain, berjalan, berfoto, maupun aktivitas lainnya. KAI Divre IV Tanjungkarang turut mengajak para orang tua dan masyarakat untuk memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai bahaya bermain atau beraktivitas di sekitar jalur kereta api. Kesadaran terhadap keselamatan perlu terus dibangun sejak dini, terutama pada masa libur ketika aktivitas masyarakat di luar rumah meningkat. Dalam mendukung keselamatan di perlintasan sebidang, KAI terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran dan menciptakan lingkungan perlintasan yang lebih aman. "Kami mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai bagian dari perjalanan selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW. Patuhi seluruh aturan di perlintasan, jangan menerobos palang pintu, dan selalu dahulukan perjalanan kereta api. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama," tutup Zaki. KAI Divre IV Tanjungkarang berharap masyarakat dapat menikmati momentum libur panjang dengan tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Dengan kesadaran dan disiplin seluruh pengguna jalan, perjalanan kereta api maupun aktivitas masyarakat di sekitar perlintasan dapat berlangsung dengan aman dan selamat.